Mengasah Potensi Diri Melalui Karya di PPM 2018

ppm 2018LPMJournal.id — PPM  adalah singkatan dari penggalian potensi mahasiswa yang dilaksanakan tiap tahunnya oleh Universitas Amikom Yogyakarta, yang mana didalamnya terdapat kegiatan-kegiatan penyambutan mahasiswa baru di Kampus Ungu. Seperti yang dituturkan oleh Krisantus Triputra Wardaya (15.11.8677) selaku ketua PPM tahun 2018, “Ibaratnya seperti kita diawali dengan perkenalan-perkenalan kampus, ataupun materi-materi sebagainya yang menunjang kita ke arah yang lebih baik, salah satunya ada perkenalan Orma serta UKM-UKM itu dikenalkan disitu. Kemudian di inagurasinya nanti ada perkenalan dari pimpinan-pimpinan lembaga itu siapa saja.”

Seluruh mahasiswa baru diwajibkan untuk mengikuti acara PPM, karena PPM merupakan agenda wajib dari lembaga untuk menyambut mahasiswa baru Universitas Amikom Yogyakarta. Ahmad Fauzi selaku Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni menuturkan bahwa PPM pada tahun 2017 lalu telah membuat para mahasiswa termotivasi, dan munculnya kesadaran bahwa dalam dirinya memiliki potensi yang harus diasah. Hal itu tercerminkan pada saat presentasi karya dalam acara PPM. Krisantus juga melihat ada perkembangan PPM dari tahun ke tahun yang memiliki perkembangan, dan dinilai sangat bermanfaat.

Panitia PPM mempunyai target mahasiswa baru yang mengikuti acara PPM 2018 sejumlah 2750-3000 mahasiswa. Upaya yang dilakukan panitia agar para mahasiswa baru mendaftarkan diri yaitu dengan sosialisasi kepada mahasiswa baru. “Kita mulai masuk dari kelas-kelas PSU, dari situ DDI menjelaskan PPM itu apa, wajib atau enggak, kita jelasin nanti kalau ada mahasiswa yang daftar kita jelasin lagi, setelah daftar kita konfirmasi kalau ada yang ga daftar di stand bisa daftar dirumah, nanti datang lagi membawa bukti her-registrasi.” Ucap Vincintia Dwi Tamara (15.11.9244) selaku koordinator DDI PPM 2018.

Kepanitiaan PPM dari tahun ke tahun ditangani oleh mahasiswa Amikom yang sejak awal sudah dilakukan. Dari mulai pembentukan koordinator dan panitia inti, setelah itu langsung ada seleksi anggota panitia PPM. Krisantus menuturkan bahwa panitia PPM berasal dari angkatan 2015 sampai dengan angkatan 2017. Susunan panitia PPM 2018 pun masih sama dengan susunan tahun kemarin, diantaranya yaitu koordinator ketua, panitia inti, SC (Steering Comitte), kemudian divisi-divisi terdapat divisi acara, divisi ketertiban, divisi perlengkapan, divisi P3K, serta mentor.

Persiapan sejak 5 bulan lalu, PPM 2018 tentunya diharapkan berjalan dengan lancar, dan lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Seperti yang disampaikan oleh Ahmad Fauzi saat ditemui di ruangannya, “Paling tidak seperti PPM tahun sebelumnya, bagaimana mahasiswa itu termotivasi. Muncul kesadaran bahwa dalam dirinya punya potensi, keunggulan, kelebihan yang harus diasah. Serta menumbuhkan kebersamaan baik dengan sesama mahasiswa, maupun dengan panitia atau kakak tingkat. Sehingga saat interaksi proses belajar mengajar akan berjalan dengan lancar.”

Meskipun isu yang beredar bahwa PPM 2018 adalah PPM yang terakhir di Amikom, namun pihak lembaga belum terfikirkan akan hal itu. “Mungkin, yang kita fikirkan adalah metodenya, yang mana sekarang Amikom kan sudah ada fakultas-fakultas. Kalo namanya, belum terfikirkan.” Jelas Ahmad Fauzi. Baik dari pihak lembaga, pihak panitia PPM juga belum mengetahui saat ditanya akan isu tersebut.

Rebecca Sumanto (16.12.9386), sebagai koodinator acara dalam kegiatan PPM 2018 menyampaikan bahwa PPM tahun ini spesial pada PPM kali ini dikoordinatori langsung oleh seorang perempuan, “ada yang spesial dari PPM tahun 2018 ini, koordinator acaranya cewek. Soalnya dari tahun kemarin koordinator acaranya cowok.” Beberapa kendala dalam persiapan pun kerap dialami oleh panitia PPM, berikut merupakan saran dari Rebecca dalam menangani beberapa kendala tersebut, “Dan juga kendala dalam persiapan PPM yang pasti harus legowo saja, dan semoga PPM cepat selesai dan sukses.” Tutupnya.

Tinggalkan Balasan